Event Review Diskusi Aksesi OECD Indonesia: Peran Think Tank dan Lembaga dalam Prosesnya

Ditulis oleh: Arvin Rumbiak


Pembicara: Gita Kothari, Director for Legal Affairs and the OECD Accession Coordinator.

Sejarah OECD

Setelah Perang Dunia II, negara-negara mulai menyadari pentingnya kerja sama secara internasional. George Marshall, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada tahun 1947 sampai 1949, kemudian melihat kesempatan untuk membangun kembali dunia. Ia kemudian menciptakan Marshall Plan (atau yang dikenal juga dengan European Recovery Program (ERP)).

Kemudian negara-negara Eropa membentuk Organisation for European Economic Co-operation (OEEC). OEEC menjadi wadah kerja sama di berbagai bidang seperti edukasi, transportasi, dan juga ekonomi. Dalam waktu 5 tahun setelah dibentuknya OEEC, Eropa kembali berjaya. OEEC melihat dampak ini bisa meluas, bukan hanya untuk Eropa. Akhirnya pada tahun 1960, muncullah Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

 

Apa yang OECD lakukan?

Utamanya adalah benchmarking dan melihat bagaimana kebijakan diterapkan di berbagai negara anggotanya. OECD kemudian akan membantu dalam mempelajari kebijakan apa yang berguna di suatu negara untuk diterapkan di negara lainnya. Penting untuk mengetahui bahwa OECD bukanlah organisasi politik. Fokus OECD memang berada pada kerja sama untuk perkembangan dan kerja sama ekonomi.

 

Peran Akademisi dan Think Tank

  • Melakukan dan menyediakan hasil riset;
  • Membantu perubahan kebijakan lokal melalui kemampuan teknis;
  • Memfasilitasi dialog publik.

 

Saat ini di seluruh dunia, ada 8 negara yang sedang dalam proses untuk bergabung dengan OECD. Beberapa di antaranya sedang berada pada tahap aksesi, seperti Indonesia. Saat ini ada sebanyak 25 komite yang berperan dalam proses aksesi Indonesia ke OECD. Indonesia telah menjadi negara pertama di ASEAN yang ikut dalam aksesi OECD pada Februari 2024. Tidak ada tenggat waktu untuk proses tersebut sehingga Indonesia baru akan bergabung dengan OECD ketika ke-25 komite tersebut telah selesai melakukan tugasnya.

 

Pembicara: Rima Prama Artha

Mengapa keanggotaan OECD penting untuk Indonesia?

  • Untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045;
  • Katalis Perubahan (investasi, kebijakan, pemerintahan, anti-korupsi, lingkungan);
  • Pertama di ASEAN.

Leave a Reply